Antara Orang Tua dan Anak

Hmm….kenapa ya saya tiba” membahas tentang hubungan orangtua dan anak, karena saya baru baca status salah satu teman saya di facebook mengenai orang tuanya yang ingin dia kerja menjadi pegawai negeri sipil di daerahnya sedang kan si-anak memiliki kesempatan bekerja di lembaga non-pemerintahan a.k.a swasta…di satu sisi sang anak merasa perlu membahagiakan orang tuanya dengan memenuhi pendapatnya tapi di satu sisi sang anak mengeluh bagaimana perasaannya melepaskan pekerjaan yang mungkin dia sukai.

Buat saya pada intinya orang tua menginginkan anaknya bahagia dunia dan akhirat. Setiap anak memiliki jalan dan proses hidup yang berbeda satu sama lain termasuk berbeda dengan Orang Tuanya. Saya tidak menghakimi atau apa. Banyak orang tua jaman dulu banyak memberikan masukan kepada anak-anak nya yang lebih merupakan tuntutan bagi sang anak. Contohnya seperti orang tua terlalu ikut campur bagaimana tentang masa depan anak dengan memilihkan jurusan yang ingin diambil sang anak atau kuliah tempat sang anak menuntu ilmu di masa depan atau pekerjaan apa yang seharusnya sang anak ambil atau pendamping seperti apa yang cocok untuk sang anak atau lain sebagainya. Kalau saya lihat orang tua yang pemikirannya lebih terbuka banyak memberikan pilihan-pilihan untuk masa depan anaknya ketimbang dengan mendikte hidup anaknya. Saya tidak bermaksud mengecilkan peran orang tua, saya pun memiliki orang tua dan saya cinta orang tua saya dengan segala kelebihan dan kekurangannya sebagai orang tua dan YA saya masih butuh arahan dan saran tetap. Tapi saya belajar juga dengan memahami keadaan menjadi orang tua bahwa kalo nanti saya punya anak, anak adalah titipan dan kewajiban sebagai orang tua mengarahkan, menuntun bukan menuntut.

Hal yang alami bahwa sebagai anak tentu kita selalu ingin membahagiakan orang tua. Tapi membahagiakan yang mana ni. Sering kali kita temui, anak yang memilih mengikuti apa yang sudah diutarakan orang tua, namun seiring perjalanan waktu pemberontakan-pemberontakan terhadap pilihan orang tua melahirkan kejenuhan atau kebosanan atau apapun itu. Banyak dari kita tidak berpikir bahwa keputusan sebenarnya ada di kita. Ketika kita memutuskan membahagiakan orang tua dengan menuruti apa yang mereka utarakan, kita harus siap dengan segala tidak tanduk selama menjalaninya apalagi kalau yang dijalani itu terkadang bertentangan dengan kata hati. Begitupula ketika kita memutuskan membahagiakan orang tua dengan pilihan kita, kita harus konsisten dengan pilihan yang telah kita buat dan menjalaninya sebaik mungkin, dan jika keputusan yang kita buat belum mendapat restu orang tua-beritahu mereka bahwa ini hidup kita sebagai anak dan tolong mereka berikan kebebasan untuk merasakan asam manis kehidupan dengan cara kita sendiri.

Orang tua  juga harus bisa memberikan kebebasan memilih kepada sang anak. Setiap anak memiliki proses hidup masing-masing. Orang tua memang lebih banyak mengecap asam manis kehidupan. Begitu pula sang anak, bahwa selama proses hidupnya, mereka sedang mengais asam manis kehidupannya untuk bekal di kemudian hari. Orang tua tidak bisa selalu ikut campur atas proses hidup sang anak, orang tua bisa dengan mengawasi, memberikan pendapat, memberikan  saran tetapi tetap keputusan pilihan ada pada sang anak, sebagai orang tua juga harus konsisten, dan itu juga yang harus diberikan pengertian terhadap anak. Pilihan apapun yang anak akan ambil mungkin tidak selalu baik atau buruk, tapi orang tua bisa ingatkan bahwa setiap pilihan apapun memiliki konsekuensi. Untuk mencapai suatu kebaikan di masa datang kita sebagai manusia tidak bisa selalu menghindari pilihan-pilihan yang mungkin buruk.

Jasa orang tua luar biasa banyak, dan kita tidak akan pernah tau apakah kita bisa membalasnya. Setidaknya dengan kita hidup bahagia maka saya yakin orang tua pun akan bahagia. Untuk orang tua, kebahagian untuk kalian adalah kebahagian anak, ya kan?

Cheers,

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s