Box of Happiness

Saya tidak pernah menyangka perjalanan ke Negara Gajah Putih tahun kemarin akan mengubah cara pandang saya dan menerapkannya begitu kembali ke tanah air.

Adalah kebiasaan memberi tips yang banyak dan wajar di lakukan di negara tersebut. Awalnya saya tidak mengerti tentang memberi tips tetapi tur perjalanan yang saya hubungi waktu itu menyebutkan untuk selalu memberikan tips kepada supir yang mengantar saya waktu itu. Karena kurang mengerti jumlah pemberian tips saya memberikan tips yang cukup besar untuk supir tersebut sebesar 100 THB. Akhirnya saya belajar 20 THB adalah jumlah tips yang wajar diberikan. Bukan saya saja yang mulai terbiasa tetapi hampir sebagian besar turis dari berbagai macam negara juga melakukan hal yang sama. Bahkan saya harus terkaget-kaget disudut restoran tempat hotel saya menginap juga disediakan tips box.

Hari terakhir di salah satu kota di negara itu setelah mengarungi perjalanan yang cukup panjang dari satu pulau ke pulau yang lain. Di penghujung acara salah satu pemandu tur (baca: Mustafa) mulai mengeluarkan kardus bekas yang disebutnya “Box of Happiness”. Aaahhh ternyata tips box yang disediakan agar pengunjung dapat menaruh uang tips yang jumlah nya terserah kepada yang akan memberi.

Saya tertegun. Kalau bukan kata-kata Mustafa mungkin saya akan butuh lama mengerti fungsi tips box. Memberikan tips sebagai penghargaan lebih atas kerja keras orang lain. Tapi saya tidak pernah menyangka bahwa kardus usang dan uang tips itu adalah kotak kebahagiaan bagi Mustafa yang mungkin nilai uangnya tidak seberapa. Saya belajar menghargai kerja keras seseorang lewat memberikan uang tips.

Sekembalinya ke tanah air kebiasaan memberikan uang tips saya teruskan disini. Awalnya saya malas tapi kemudian saya berpikir bagaimana mungkin di negara orang yang bukan negara saya, saya mau bersusah payah mengeluarkan uang yang kalau dijumlahkan bernilai cukup besar sedangkan di negara sendiri tidak mau. Mungkin itulah Indonesia saking ramah dan tamah nya harga penjualan barang atau jasa sudah termasuk semua biaya. Saya mulai belajar sering memberikan tips yang jumlahnya disesuaikan dengan keadaan dan kerja keras seseorang. Bagi mereka yang bekerja di kantoran pasti akan senang sekali ketika bonus sudah turun begitu pula mereka pekerja yang penghasilannya tidak besar juga akan senang kalau mendapatkan bonus uang tambahan dari tips yang diberikan orang lain.

Saya sering mengamuk kalau ada orang pemerintahan yang masih meminta uang sebagai imbalan bekerja. Sekarang saya belajar memahami bahwa mungkin penghasilannya kecil, walaupun mungkin penghasilannya juga besar tapi saya sudah tidak ambil pusing. Mungkin sebagian orang akan berpikir itu adalah tindakan korupsi kecil atau apalah itu tapi menurut saya kalau yang memberikannya ikhlas dengan maksud berterima kasih dan memberikan imbalan yang sesuai dengan kemampuan pemberinya kenapa tidak. Bersyukurlah penghasilan cukup untuk masih bisa berbagi dengan sesama. Anggap saja sedekah. Sedekah tidak melulu harus diberikan kepada yang meminta-minta, bukankah lebih baik memberikannya kepada yang masih mau bekerja daripada yang meminta-minta.

Kalau setiap orang Indonesia mau menyisihkan saja 1,000 rupiah setiap hari bukan kah itu akan mengurangi kemiskinan?

Semoga kita selalu menjadi pribadi yang lebih baik.

.Cheers.

::credit picture ::click on the picture::

Advertisements

5 thoughts on “Box of Happiness”

  1. Sama banget!!!
    dulu di Prancis juga selalu terbiasa ngasih tips dan berlanjut sampai di Indonesia. semua temen terheran2 tp emg sebenernya itu bagus mengingat gaji mereka emg gak seberapa.

    satu lagi yg harusnya diterapkan.. bersihin meja sendiri begitu selesai makan di resto cepat saji.. bayaran mereka kecil dgn kerjaan yg begitu byk. it would be nice to help them just a bit by doing that!

    keep sharing yahhh 🙂

  2. Banget…lebih ke penghargaan penghasilan mereka yang ga seberapa….

    Bersihin meja sendiri begitu selesai makan di resto masukan untuk kebiasaan baru…

    Keep sharing and Thanks for dropping by…. ^_^

  3. Kereeen…..
    Tapi kayaknya masih agak susah diterapkan di Indonesia…
    Kotak amal aja ga pernah d isi apalagi tips…

    Ditunggu yang selanjutnya!!

  4. Perubahan ga harus dimulai dari banyak orang… dari satu – dua orang yang bisa menginspirasi sekitar…
    Berbuat baik terhadap orang lain sama juga berbuat baik kepada diri sendiri….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s