Mimpi Yang Hanya Mimpi

Adalah menari, penyesalan terbesar saya dan mimpi terbesar saya yang tidak akan pernah terwujud.

I love dance. Everykind of dance. But now, I heart contemporary dance. Still am not a dancer.

Menyaksikan kontes-kontes menari sangat menyenangkan sekaligus menyiksa. Beberapa kontes tari yang seringkali saya tonton adalah So You Think You Can Dance dan Got To Dance. Acara yang membuat saya banyak berdecak kagum dan berderai air mata.

Bisa menarin adalah mimpi yang saya sesali tidak pernah terwujud. Bukan karena saya tidak berusaha menjadi seperti itu. Bukan karena saya tidak berjuang. Tapi karena memang kesempatan saya kesana tidak pernah ada. karena hidup memilih saya untuk tidak kesana.

Saya tidak punya penari favorit. Selama ada orang menari maka saya akan bertepuk tangan sambil beruraiair mata karena pada saat seseorang menari saya dapat ikut merasakan semua rasa dalam setiap gerakan-gerakan tari terlebih kecintaan penari terhadap menari.

I love dance.
.Cheers.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s