Hidup itu (Tidak Selalu) Pilihan!

Bali

Seringkali kita dengar : Hidup itu Pilihan!

Artinya apapun yang terjadi di hidup kita adalah pilihan si-yang-menjalani-hidup. Pilihan hidup yang kemudian menciptakan orang yang dapat ‘menghukum’ bahwa apa yang dijalani adalah benar atau salah.

Sedangkan setiap hidup seseorang berbeda even untuk yang kembar identik sekalipun. Lalu bagaimana orang lain dapat dengan sepemahamannya menilai pilihan hidup seseorang itu benar atau salah, baik atau buruk.

Beruntunglah untuk mereka yang merasa dapat menjalani hidupnya sesuai dengan pilihannya. Bersyukurlah kalau memang di hidupnya tersedia berbagai macam pilihan yang memang diberikan orang tua, orang lain maupun diri sendiri. Berbahagialah atas pilihan kalian.

Hidup itu (tidak selalu) pilihan agaknya tak kan dimengerti oleh orang yang di hidupnya tersedia berbagai macam pilihan untuk masa sekarangnya apalagi masa depannya. Bagi beberapa orang hidup itu tidak memilih. Garis takdir memilihkan hidup orang-orang yang tidak dapat memilih untuk dijalani tanpa sempat memprotes kehidupan. Agaknya bagi mereka yang dipilihkan hidup, menjalaninya sembari mengingat Sang Pencipta adalah solusi terbaik ketimbang mengeluh dan menangisi keadaan.

Bagi anak-anak pinggir jalan yang kadang kala mengetuk jendela mobil atau menyentuh sembari menengadahkan tangan meminta sejumput kasih dan kebahagiaan dari yang diminta. Mereka hidup tanpa bisa memilih kehidupan seperti apa yang mereka mau, orang tuanya pun tidak sanggup memberikan pilihan yang seharusnya didapat mereka.

Agaknya kita selalu berpikir bahwa orang-orang yang kurang beruntung secara finansial-lah adalah orang-orang yang tidak memiliki pilihan hidup. Tapi nyatanya tidak. Keadaan yang memungkinkan seseorang tidak memiliki pilihan untuk hidupnya sehingga seseorang hidup dalam keprihatinan yang memang harus dijalaninya milik banyak orang bukan hanya mereka yang kurang secara finansial. Tapi memang dari kekurangan itulah rata-rata orang hidup dengan keprihatinan tinggi. Lebih mudahnya kita sering dengar atau mungkin mengalami “saat kita susah kita akan semakin ingat pada Sang Pencipta, tapi ketika kita sedang senang belum tentu kita ingat Sang Pencipta”.

Begitu mendengar kata kekurangan otomatis biasanya kita langsung berpikir materi padahal kekurangan dapat berupa apapun fisik maupun non-fisik. Mungkin memang uang tapi bisa jadi kasih sayang, perhatian, cinta bisa jadi orang, saat kita kehilangan seseorang ada lubang yang tercipta di hati dan kehidupan kita.

Agaknya menghakimi kehidupan orang lain buruk atau baik, benar atau salah kurang bijaksana. Tidak semua orang bisa memiliki pilihan di hidupnya. Ketika seseorang hanya harus menjalani kehidupan yang mungkin tidak pernah diharapkannya dengan kemampuannya berbuat salah atau benar lalu lingkungan menghakiminya alangkah umumnya terjadi. Kita hidup dari membuat kesalahan-kesalahan yang kemudian kita tahu mana yang benar.

Bersyukurlah jika dihidupmu masih terdapat banyak pilihan yang dapat dipilih. dan. Beruntunglah kamu jika dipilih (baca:dipercaya) menjalani hidup yang sudah dipilihkan kehidupan karena tidak banyak yang dapat melakukannya. Tidak banyak yang mendapatkannya. You are special.

.Cheer.

Advertisements

3 thoughts on “Hidup itu (Tidak Selalu) Pilihan!”

  1. selama kita hidup dan masih bisa berfikir,hidup itu memang pilihan.contoh orang miskin sekalipun dia masih punya pilihan untuk mencari penghidupan dengan halal atau menjadi penjahat.contoh lagi,orang yang hidup masih diberi pilihan untuk terus menjalankan kehidupan atau memilih mati(dengan bunuh diri misalnya).
    mengenai kita menilai seseorang, sudah ada aturan jelas yaitu dalam agama.disitu kita tau bahwa seseorang itu benar, salah, jahat atau baik.
    tapi saya setuju untuk tidak menghakimi karena itu bukan hak nya kita. yang baik menurut saya adalah mengingatkan dan mengajak ke jalan yang sesuai dengan agama, tanpa ada pemaksaan tentunya.
    mohon untuk dikoreksi apabila saya salah, dan mohon ditambahkan apabila ada yang kurang
    terima kasih

  2. Hidup memang penuh pilihan, ada orang-orang di luar sana yang hidupnya ga bisa memilih.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s